Showing posts with label Teras Pengurus. Show all posts
Showing posts with label Teras Pengurus. Show all posts

Monday, August 29, 2016

7 Potret Agenda Teras 4 di bulan Agustus 2016


Bulan Agustus merupakan bulan yang sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Di bulan Agustus inilah Indonesia memproklamirkan kemerdekannya, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945. Oleh karena itu, tidak heran apabila setiap tahunnya seluruh rakyat Indonesia selalu memperingatinya. Dalam suatu peringatan, tentunya setiap wilayah memiliki cara yang berbeda. Hal ini juga dapat Anda rasakan apabila memasuki wilayah Teras 4 (sebutan untuk RT 4 RW 10 Kapuk).
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) Ke-71 ini, ada sebuah pertanyaan sederhana datangnya dari Terasiana (atau sebutan untuk pembaca Teras 4) yang membuat Admin merasa perlu untuk menjawabnya melalui artikel ini. Pertanyaan-nya adalah: Apa sih Agenda Teras 4 di bulan Agustus?
Walaupun saat Terasiana membaca artikel ini bulan Agustus sudah berlalu, namun hal tersebut bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain dan menjadi acuan bagi wilayah Teras 4 agar kedepannya bisa lebih baik lagi. “Yuk Maju Bersama demi Lingkungan dan Indonesia Satu”
Berikut ini ulasan “Crew Teras 4” yang dapat kami sajikan melalui 7 Potret Agenda Teras 4 di bulan Agustus 2016

1.     Memperbarui Garis Jalan
Memperbarui garis jalan ini perlu dilakukan mengingat garis jalan yang lama warnanya sudah pudar dan sudah tidak terlihat jelas lagi.


2.  Memasang Umbul-Umbul dan Bendera
Memasang Bendera Merah Putih di setiap rumah sangat diwajibkan di wilayah Teras 4. Sedangkan untuk memeriahkannya, sangat disarankan setiap warganya memasang umbul-umbul baik penghuni tetap maupun pengontrak. 


























3.     Tumpengan
Ini adalah wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia yang telah diberikan, sehingga bangsa Indonesia menjadi Bangsa yang merdeka. Tidak hanya itu, acara ini juga ditujukan untuk mendo’akan bagi para pahlawan, pejuang, dan para pendahulu kita yang telah berjasa bagi bangsa dan negara serta Tokoh masyarakat dan lingkungan yang sudah mendahului kita.












































 































 4.     Lomba Agustus-an
“Crew Teras 4” selaku Panitia Penyelenggara Lomba 17 Agustus, pada tahun ini menyelenggarakan 10 lomba, yaitu : Lomba menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Lomba Lari Bendera, Lomba Balap Seragam, Lomba Menyusun Gelas Mineral, Lomba Memasukkan Paku dalam Botol, Lomba Balap Kelereng menggunakan sendok, Lomba Mencari Teras 4, Lomba Joget Balon, Lomba Makan Kerupuk, dan Lomba Joget Bangku.























































5.     Lomba Kebersihan Lingkungan dan Penghijauan
Lomba kebersihan lingkungan dan penghijauan ini merupakan lomba yang diadakan oleh Karang Taruna RW Unit 10 Kapuk bekerjasama dengan Karang Taruna Kecamatan dan Kelurahan Kapuk. Namun karena padatnya kegiatan yang ada di Teras 4, maka event tersebut kurang begitu dipersiapkan oleh Pengurus Teras 4 (Sukardi, Satimin, Ramijan, Dhanny). Tapi jangan salah paham, maksudnya adalah “Kami sudah berusaha se-maksimal mungkin, namun sedikit kurang fokus saja” ujar Bapak Sukardi. Inilah hasil jepretan “Crew Teras 4” saat di TeKaPe :


  

















 6.     Panggung Hiburan
Panggung Hiburan merupakan acara puncak dalam susunan acara Malam Penyerahan Hadiah Lomba 17 Agustus yang diadakan oleh Crew Teras 4. Maksud dan tujuan utama Panggung hiburan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar warga baik wilayah Teras 4 maupun sekitarnya.Dalam acara ini dihadiri pula oleh Bapak Ardali SH(Ketua RW 010 Kapuk) dan jajarannya, Bapak Sobri BA (LMK Kapuk), para Ketua RT di wilayah RW 10 serta Tokoh Agama, Pemuda dan Masyarakat. Dimana sebelum memulai acara tersebut, Bapak Ardali memberikan sedikit sambutan yang secara garis besar isinya adalah : “RT 4 menunjukkan kemajuan yang sangat spesifik dan seimbang! Baik kemajuan di bidang Pembangunan (Program Pembuatan Tutup Got), Keamanan (Program SisKamling), Kesehatan (Program Senam Inseha), Kebersihan Lingkungan (Program Kerja Bakti 2 Bulan Sekali), Penghijauan (Program Penghijauan Mini Crew Teras 4), Sumber Daya Manusia atau Re-Generasi (Pembentukan Crew Teras 4), dan Manajemen Kepengurusan, sehingga patut untuk menjadi Tauladan atau RT Percontohan di Wilayah RW 10”.
Menanggapi hal tersebut, Bapak Sukardi hanya tersenyum dan menjawab: “ Ini semua berkat kerjasama tim yang solid dan kepercayaan warga kepada kami”. Jadi, bukan karena saya “Erte Baru” sehingga masih semangat-semangatnya seperti yang diisyukan selama ini. Beliau menganggap bahwa Pujian adalah sebuah Ujian, dan ujian adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh kepercayaan. Dengan prinsipnya yang “Sedikit Bicara tapi banyak Bekerja”, beliau percaya bahwa sesuatu hal yang sulit tentunya akan mudah dikerjakan bila diiringi dengan niat hati yang tulus dan ikhlas.



7.     Gerak Jalan
Gerak Jalan merupakan salahsatu acara yang diselenggarakan oleh Karang Taruna RW Unit 10 Kapuk. Pada acara ini, ibu-ibu pengurus RT dan warga RT 4 yang tergabung dalam Grup Senam INSEHA (Ingin Sehat Bersama) juga tidak ketinggalan untuk ikut berpartisipasi.  Alhasil, mereka harus rela melewatkan satu kali kesempatan senam untuk mengikuti kegiatan Gerak Jalan yang dilaksanakan pada Minggu pagi ini.























 































 
Bagaimana, kompak bukan ibu-ibu yang satu ini? Terlihat Grup Inseha ini tidak main-main dalam menjaga kekompakkan mereka. Bahkan kalau dilihat secara Pengurus Teras 4 (Bapak-Bapak), Inseha (ibu-ibu), dan Crew Teras 4 (Karang Taruna), maka point tertinggi dapat diberikan kepada Inseha.
Demikianlah 7 Potret Agenda Teras 4 di bulan Agustus 2016, semoga artikel ini bermanfaat dan menjadi inspirasi Anda di bulan Agustus yang akan datang. MERDEKA!

Thursday, May 19, 2016

Program Pembuatan Tutup Got di Wilayah RT 4

Program Pembuatan Tutup Got di Wilayah RT 4















By Crew Teras 4
Teras 4 – Got merupakan tempat saluran pembuangan air. Peranan Got sangat penting dalam suatu wilayah. Setiap harinya, Got ini harus mampu menerima asupan air dari setiap rumah penduduk. Baik air limbah rumah tangga maupun air limbah usaha atau industri. Lalu, bagaimanakah jika Got tersebut tidak dapat berjalan sesuai dengan fungsinya atau tersumbat? Banjir, banjir, dan banjir.
 














Banjir tidak hanya semata-mata menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Gubernur Jakarta saja, namun alangkah bijaknya menjadi PR bersama. Semua tentunya harus dimulai dari wilayah masing-masing. Intropeksi diri dan lingkungan itu perlu!

Apa saja yang menyebabkan Got menjadi Tersumbat ? Antara lain;
1.     Membuang sampah di Got.
2.     Mendirikan bangunan di Got.
3.     Lebar, tinggi dan kedalaman Got yang tidak sesuai standard.
4.     Jarang melakukan kerja bakti untuk membersihkan lumpur di Got.
5.     Dan lain sebagainya.

Bagaimanakah solusinya agar Got dapat berfungsi dengan baik?
Untuk solusinya, setiap pemimpin wilayah tentunya memiliki cara dan pemikiran yang berbeda. Nah, berikut ini adalah cara dan pemikiran ala pengurus TERAS 4 (Pengurus RT 004/10 Kel. Kapuk).
1.     Membuat tutup Got “No Permanen”. Sehingga sewaktu-waktu ingin membersihkan Got atau kerja bakti, tutup bisa dibuka kembali. (Bahan: Pasir, Semen, Split,Besi+Kawat).













 Sumber Dana : Dari Warga, Oleh Warga, Untuk Warga. Bila sudah menggunakan tutup Got ini, kerja bakti dilakukan setiap satu bulan sekali.
2.     Membersihkan sampah dan lumpur di Got setiap minggu sebelum pemasangan tutup Got.





























3.     Membersihkan titik-titik bangunan yang menutup Got, dengan cara dihancurkan/di bor.














 

4.     Memberi himbauan dan menetapkan peraturan agar tidak membuang sampah di Got.












5.     Menggerakkan Crew Teras 4 (Komunitas Remaja RT 4) atau Karang Taruna untuk mendayagunakan sampah. Misal : Mengumpulkan botol plastik, kardus, dan sampah lainnya yang masih bisa dimanfaatkan atau dijual kembali untuk menambah uang kas Crew Teras 4. 













Alasan memberi tutup Got di Seluruh Wilayah RT 4?
Sebuah program tentunya memiliki alasan kuat untuk kemudian mengimplementasikannya. Salah satunya adalah alasan mengapa harus membuat tutup Got khususnya di wilayah RT 4. Semua berdasarkan dari apa yang kita lihat, kita dengar dan kita rasakan, serta runtutan kejadian yang disebabkan oleh Got terbuka. Berikut ini beberapa kejadian yang selama ini sering terjadi akibat Got terbuka di wilayah RT 4 :
1.     Karena got terbuka jalanan menjadi sempit, sehingga tidak sedikit anak kecil saat bermain jatuh ke Got.
2.     Dengan Got terbuka, cenderung memberi peluang kepada anak-anak untuk membuang sampah makanan atau minuman ke Got. Bisa dibilang , Got menjadi tempat sampah umum, sehingga dapat mengakibatkan DBD atau Demam Berdarah.
3.     Pernah terjadi orang dewasa pada saat mengendarai sepedamotor masuk ke Got dikarenakan jalan sempit dan susah untuk dilalui dua motor saat berlawanan arah. (Kesaksian dari Bapak Yatno sebagai salah satu korban/warga TERAS 4)
4.     Dengan Got terbuka, lingkungan terlihat kumuh dan tidak rapi.
Itu hanya beberapa kejadian saja yang kerap terjadi. Mungkin masih banyak lagi yang bisa terjadi dikemudian hari. Oleh karena itu, antisipasi sejak dini perlu kita terapkan. Seperti pepatah “Sedia Payung Sebelum Hujan”.

Bagaimanakah Proses Pengerjaannya?
Pelaksanaan program pembuatan tutup Got di wilayah RT 4 terbagi menjadi beberapa tahap. Dimana setiap tahapannya kami sebut “Project Penutupan Got Jilid 1”, “Project Penutupan Got Jilid 2” dan seterusnya. Hingga artikel ini publish, proses pengerjaan tutup Got masih berjalan. Tentunya Anda penasaran bukan bagaimana kelanjutannya? Simak terus artikel kami berikutnya ^_^